Selasa, 01 Mei 2012

2 januari 2012

Jangan pergi2 lagi…
Aku tak mau sendiri….
Kini hanya lah lagu kenangan….
Aku tak percaya,,aku tak sanggup menerima saat itu..
Aku benar2 diam..nafasku sesak seperti disumpali bantal yang tebal,.,
Hingga membuatku sulit untuk bernafas....
Saat itu benar2 hanya ada luka,amarah,dan tangis…
Saat kebimbangan itu…aku benar2 tak sanggup lagi hidup,..
Hampir 2malam aku tak lelah menagis..
Mungkin ini lebai,berlebihan,,tapi ini terjadi..

Sudah diujung kematian..
Kulihat pesan singkat yang saat itu hanya kumaksut untuk menguji kesetiaanya..
tapi jawaban lain muncul dan menguji kesabaranku..

aku tersakiti,…dan aku mengerti..
“aku mencintainya tulus,sehinga aku tak penah memprediksi bahwa aku akan terluka,,aku ceroboh,, aku terlalu menyerahkan sepenuhnya untuknya,,”
Aku sadar bahwa aku kehilanganmu,..,.menyiayiakan cinta tulusmu…
Saat itu hanya amarah yang kurasakan…
Betapa kotor mulutku..menghakimimu dengan kata yang kotor …
Maffkan aku kasih…
Maafffhkan atas kebodohanku,…aku sadar aku butuhkan mu,..aku sadar aku tak bisa hidup tanpamu,…
Aku merindukan mu sayang.,.,

Huuuuuhuuuuhuu….
Sudah 2hari aku mencoba melupakanmu..
Tapi rasa sakit itu kian menyiksa..menyiksa seluruh tubuhku..
Melemahkan nadiku..
Dan hampir mencabut nyawaku..

Saat itu hatiku masih sangat yakin bahwa aku dan dirimu tak bermain2 dengan rasa yang dewasa ini..
Hatiku tak mengindahkan mu,..
Hatiku meng’iyakan semua rasa yang rumit itu..
Aku percaya bahwa kmu tak bermaksut seperti itu..
Aku percaya…itu hanya pelampiasan amarahmu..
Tapi otaku menolak semua kisah yang nyata..
Otakku seperti terkianati oleh hatiku sendiri..
Seperti terjadi peperangan antara hati dan intelegensiku..
Aku tau otakku gengsi mengatakan seperti apa yang hatiku rasakan..
Semua arah otakku mengarah pada jaman yang sebenarnya,,
Hatiku terus mengalah..
Tpi otaku benar2 egois..
Tak melihat hatiku yang menagis memohon,mengemis cintanya..
Aku masih yakin,.,aku masih berharap tuhan kembalikan ku kepadamu..
Tuhan masih ijinkanmu menjagaku…
Saat2 aku merindukan mu..saat2 aku kehilangan arah..
takdir berkata lain… ketika aku terbaring lemah…
Aku dengar kamu begitu tulus mengkawatirkanku..

Kamu korbankan dirimu untuk gadis yang telah menghakimimu kasar ini..
Saat itu aku sangat sadar,,..yakin dan aku bahagia…
Saat itu pula aku merasa aku ingin sakit saja..
Ku lihat pengorbananmu begitu nyata kurasakan,..
Entah bagaimana ku mengungkapkan.. seperti mendapatkan mu lebih..
Malam itu..ketika semua orang mengkawatirkanku..
Dan mengabarimu tentang kabarku..
Kmu seperti ketakutan akan kehilanganku..
Nadamu lembut..
Dan kulihat kmu berlari mencari pertolongan untukku..
Aku bahagia..bahagia banget,dan aku nyesel ngehakimi mu,.,
Rasanya aku sembuh..
Hilang semua gengsi itu..
Otakku terluluhkan oleh sikapmu,.,
Yang ku fikir bukti itu perlu.. secara tak sengaja pula bukti itu ada..
Dan tak ragu lagi otakku menolak..serasa bukti itu tidak dibutuhkan lagi…
Iya….
Itu yang tertuliskan dihati kecilku…
Akhirnya hati dan otakku mengerti akan ketulusan hati yang lelah ini..
Mataku tertutup tak mau,.,ku rasakan hatinya yang dalam untukku..
Sulit sekali ku mafkan diriku yang menyalahkan ketulusan hatimu.,.,

Sayang..
Pengorbanan mu tak kan penah kulupakan…
Ku fikir hanya masa laluku saja yang bisa membuatku mati…hilang akal..
Ternya ta cinta sejati tak datang hanya sekali…
Walaupun bukan cinta pertamaku.,.
Tapi kulihat binar bahagia hatiku tak kuasa bangga menerimamu..
Tak menyesal hati menerima mu…

Terimakasih sayang,,
Maafkan aku yang menodai cinta kita..
Maffkan aku yang tak percaya diirimu.,.,




                                                                2 january 2012
..little thief

Tidak ada komentar:

Posting Komentar